Lifestyle, Tekno, Otomotif, Parenting

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

September 26, 2015

Philips LED Menghadirkan Solusi Pencahayaan Pintar dengan Hemat Energy

Philips Lighting | Teknologi Dynalite Solusi Pencahayaan Ruangan Menggunakan Gadget

Satu kata dari saya buat Philips Lighting "Amazing" kenapa, karena selalu memberikan inovasi pencahayaan kepada masyarakat sekaligus menjadi solusi untuk menjawab kebutuhan pencahayaan terutama di Indonesia yang ingin lebih efisien terutama efisien energy, hemat biaya dan ramah lingkungan yang dihasilkan oleh teknologi LED-nya mulai dari dalam ruangan (Indoor) seperti di rumah, kantor, pabrik, hotel, restoran, ruang ritel dan rumah sakit, sekaligus solusi pencahayaan untuk di luar ruangan (outdoor) seperti untuk Jalan, Ruang Publik, Perumahan dan Arena Olahraga.

Kebetulan,22 September 2015 bertempat di Indonesia Convention & Exhibition (ICE) BSD City Tangsel. Philips Lighthing memamerkan system pencahayaan LED yang lebih canggih, efisien dengan inovasi teknologi LED terbaru yang menggabungkan teknologi digital untuk membuat solusi pencahayaan pintar, dari mulai sector Industri hingga perkantoran.

Chandra Vaidyanathan (kanan) MC Farhan (kiri) | Philips Lighting Indonesia

Acara yang dibuka oleh Mr Chandra Vaidyanathan selaku Senior Vice President & Country manager Philips Lighting Indonesia. Dalam sambutannya "Indonesia tentu saja merupakan pasar khusus bagi Philips Lighting.diawali 120 tahun yang lalu dengan lampu pijar, Philips terus menjadi pemimpin dalam solusi pencahayaan dengan membawa inovasi teknologi LED terbaru pencahayaan di dalam dan diluar ruangan ke seluruh Indonesia".

Philips pun telah bekerjasama dengan banyak mitra dalam memberikan solusi pencahayaan inovatif seperti kerjasama dengan pemerintah yakni mempercantik ruang publik, menyinari 19 ikon dan monument di seluruh nusantara, sedangkan perusahaan besar maupun pengusaha tentunya selain memberikan pencahayaan sesuai dengan kebutuhan bisnisnya tentunya penghematan konsumsi energy hingga 50%, tambah Mr Chandra.

Seperti tempat dimana saya berada saat itu yaitu ICE ( Indonesia Convention & Exhibition ) yang baru saja berdiri Agustus 2015 lalu oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. ICE Mempercayakan seluruh pencahayaan-nya baik luar maupun dalam ruangan menggunakan teknologi LED Philips.

Tampak Luar Nusantara Hall ICE BSD City

Begitu pun menurut Gabriel Angriani selaku Marketing Manager ICE, mengungkapkan ICE merupakan tempat ruang komersil terbesar di Asia Tenggara, dengan total area sekitar 220,000 m2 atau lebih dari 30x luas lapangan sepakbola berukuran standar, Kehadiran ICE pastinya akan dapat memenuhi kebutuhan penyelenggara acara akan tempat yang lebih luas, dengan daya tampung lebih besar dan fasilitas berstandar Internasional. ICE dioperasikan secara professional oleh Deutshe Messe, salah satu pemimpin kelas dunia dibidang penyelanggara pameran”. Sebagai penutup dalam sambutannya tentunya ICE bisa menjadi kebanggaan Indonesia dimata Internasional, tambah Gabriel.

Piring LED | Philips Lighting

Teknologi LED Pintar | Philips Lighting

Acara dilanjutkan dengan visit both Philips Lighting yang memamerkan system pencahayaan LED yang lebih canggih dengan inovasi teknologi LED terbaru yang menggabungkan teknologi digital sesuai dengan fungsinya, salah satunya pencahayaan di dalam ruangan yang menggunakan teknologi Scene Switch yaitu sebuah lampu LED yang menghasilkan dua sinar pencahayaan (Putih dan Kuning) hanya dengan satu klik. Saya pun sempat memegang lampu LED terbaru tersebut yang sedang menyala ternyata tidak panas.

Selain itu masih pencahayaan di dalam ruangan Philips memperkenalkan teknologi Dynalite yaitu pencahayaan di dalam ruangan sesuai dengan kebutuhan seperti di ruangan meeting pencahayaan dapat disetel untuk mendukung presentasi dll hanya dengan menggunakan remote control dan aplikasi mobile. Cocok untuk di perkantoran dan hotel.

Teknologi City Touch | Surya Panel

Lalu system pencahayaan yang menggunakan pencahayaan digital untuk mengoperasikan, mengontrol dan memelihara penerangan Jalan umum yakni melalui laptop atau komputer yang terkoneksi dengan internet (menggunakan simcard GSM) dari jarak jauh, Teknologi CityTouch.

Selanjutnya teknologi Color Kinetik menghubungkan LED dengan system control nirkabel yang dapat menyesusaikan warna dan kecerahan cahaya sesuai kebutuhan melalui monitor pusat. Color Kinetik ini yang dipergunakan Philips untuk mempercantik ikon kota dan monument yang ada di Indonesia seperti Monas di Jakarta , Gedung Sate di Bandung, Jembatan Ampera di Palembang, Patung Ksatria Gatot Kaca di Bali dan masih banyak lagi.

Both Industri, Setting Pencahayaan Menggunakan Remote | Philips Lighting

Seperti both yang pertama saya kunjungi yakti sector Industri, di sector ini ada 14 varian LED, penggunaan teknologi LED tersebut kemampuan dimingnya (cahaya) bisa hingga rendah hanya dengan menggunakan sebuah remote saja, lalu penggunaan desain dan LEDnya tentunya akan lebih ekonomis tahan hingga 15 tahun sangat cocok untuk Industri yang mana selain efisien tentunya efektif karena penempatan lampunya rata-rata ketinggian 3 hingga 5 meter jadi tidak perlu repot-repot ganti lampu.

Pencahayaan Untuk Both Retail | Philips Lighting

Selanjutnya both ruang retail dimana pencahayaan menjadi prioritas agar produk yang dipanjang akan terlihat sesuai aslinya dengan pengurangan pantulan cahaya. Jenis LED yang digunakan ada 3 varian salah satunya Color Rending tentunya agar pencahayaan warna yang dikeluarkan menjadi lebih menarik dan barang yang dipanjang pun enak dilihat oleh pengunjung. 

Pencahayaan dengan Fitur Disneyland  yang dapat berubah-rubah warna | Philips Lighting

Lalu both di dalam kamar, disini pun Philips Lighting menghadirkan 3 varian yakni, LED Tape Linea, Trunkable Linea Batten, dan Essetial Basic. Sekaligus pencahayaan tambahan dari fitur-fitur Disneyland yang cocok untuk menemani pencahayaan kamar tidur anak-anak. 

Baterai  Solar Panel | Philips Lighting

Solar Indoor System | Philips Lighting

Lalu ada yang menarik buat saya penggunaan teknologi Solar Indor System yang menggunakan baterai, cocok untuk daerah terpencil yang belum mendapatkan akses listrik. Namun pencahayaan hanya untuk 5 lampu LED saja masing-masing 5 watt. Penggunaan baterainya tahan hingga 3 hari apabila tidak ada sinar matahari sekalipun. 

Saran dari saya apabila ingin menggunakan teknologi LED terbaru dari Philips Lighting agar tidak salah fungsi lebih baik konsultasikan ke team Philips Lighting sebelum membeli karena mereka siap untuk diajak berkonsultasi terlebih dahulu, Semoga Philips Lighting terus menjadi pemimpin dalam solusi pencahayaan di Indonesia dan terus melanjutkan program Kota terang Philip LED (KTPL) dan Kampung Terang Hemat Energi (KTHE) di daerah terpencil.***


Semoga Bermnafaat

Sumber Foto Pribadi

0 komentar:

Posting Komentar

T'rimks sudah mampir ke postingan ini semoga bermanfaat dan berguna. Jangan lupa juga tinggalin jejak di kolom komentarnya ya, semoga bisa menjalin silaturahmi.

Tunggu postingan selanjutnya yang makin bermanfaat dan aktual.

Salam, Teddy