Lifestyle, Tekno, Otomotif, Parenting

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Agustus 16, 2017

Benih Yang Bermutu Menjadi Prospek Kelapa Sawit Indonesia Kedepan

Saat Launching Buku I'M Proud To Be And Oil Palm Breeder karya Dr Abdul Razak

Perkebunan kelapa sawit merupakan komoditas yang cukup menjanjikan dan berpotensi bagi Indonesia, Apalagi Negara kita merupakan penghasil kelapa sawit terbaik di banding negara lain. Kelapa Sawit dapat tumbuh subur di tanah yang dilewati oleh garis khatulistiwa maka dari itu Negara kita sangat diuntungkan sekali.

Kamis (10/08) Media Perkebunan sebagai media Inspirasi agribisnis yang dimiliki Kementrian Pertanian ( Kemenper) kembali mengadakan Diskusi Nasional "Prospek Benih Sawit 2018" dan Peluncuran sekaligus bedah buku karya Dr. Abdul Razak Purba yang berjudul " I'M Proud to Be And Oil Palm Breeder".

Acara yang dibuka langsung oleh Dirjen Perkebunan, Ir. Bambang MM. Menurutnya
"Kedepannya kita sudah tetapkan jangan ada pengembangan kebun kelapa sawit baru kalau tidak ada benih yang bermutu "

Sekaligus beliau pun menambahkan " Tidak ada lagi persinggungan atau perselisihan di perkebunan kelapa sawit dan meminta supaya produsen dan penangkar benih mempersiapkan diri untuk program replanting tahun depan".

"Bibit yang optimal itu 12 bulan dan batasan umur hanya 18 bulan"

Bicara soal benih kelapa sawit, Saya sendiri baru tahu saat pak Dirjen membuka acara " Benih Kelapa Sawit berbeda dengan benih Padi dan Jagung perlu waktu satu tahun untuk mempersiapkan benih, persiapkan sekarang untuk ditanam tahun depan ", ujar Pak Dirjen Perkebunan.

Sebelum acara diskusi nasional yang dibuka oleh pak Dirjen, sebagai Pemimpin Umum Media Perkebunan, Ir Gamal Nasir, MS.

Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Naskah Deklarasi oleh Perkumpulan Penangkar Benih Perkebunan yang beranggotakan 110 orang yang tersebar di tiap daerah.

Perkumpulan tersebut siap mendukung program replanting kelapa sawit untuk memberantas bibit palsu di pasaran.

Penyerahan Buku Karya Dr Abdul Razak Purba kepada Dirjen Perkebunan Ir Bambang MM

Saya kutip dari sambutan Direktur pusat penelitian kelapa sawit, "Buku ini menceritakan kembali perjalanan panjang  Dr Abdul Razak Purba sebagai pemulia kelapa sawit di PPKS dengan berbagai dinamikanya"

Setelah pembacaan deklarasi dilanjutkan launching dan penyerahan buku karya Dr. Abdul Razak Purba. Setelah saya baca bukunya yang berjumlah 113 halaman Dr Abdul Razak Purba adalah seorang penulis senior untuk komoditas kelapa sawit. Menurutnya "Buku ini saya tulis bukan dalam rangka menjelaskan tentang pemuliaan dalam arti yang mendalam. Tapi saya ingin memperkenalkan sebuah profesi yang bagi kebanyakan orang adalah sesuatu yang tidak dikenal. Saya ikut gin menceritakan tentang meaning dari profesi yang sudah tua ini kepada masyrakat luas".

Dilanjutkan ke acara inti yakni diskusi nasional dengan pembicara Ibu Irmiati selaku Direktur Perkebunan Tahunan, dan Ir Ferry selaku Kepala Dinas TPHBUN Prov Riau dengan moderator Ir Hindarwanti Sudjatmiko, M.Sc.

Para pembicara diskusi nasional dengan tema "Prospek Benih Sawit 2018"

Saat ini Lahan Kelapa Sawit Rakyat sekitar 2,4jt Ha lahan yang wajib dipreventif dari 4,7 JT Ha. Untuk itu komoditas seperti kelapa sawit wajib terintegrasi antara petani dengan industrinya. Lahan tersebut agar dapat memenuhi ISPO, seperti yang dikatakan pak Dirjen saat memberikan sambutan " Pemilik lahan kelapa sawit untuk segera memiliki sertifikat ISPO".

Saya sendiri berharap setelah diskusi nasional ini, Semoga saja semua lahan perkebunan kelapa sawit kita mendapatkan benih yang bermutu, agar lahan perkebunan kelapa sawit kita tetap unggul dan target buka lahan baru tercapai sekaligus komoditas kelapa sawit tetap dapat menjadi potensi menguntungkan kedepan bagi negara. ***


0 komentar:

Posting Komentar

T'rimks sudah mampir ke postingan ini semoga bermanfaat dan berguna. Jangan lupa juga tinggalin jejak di kolom komentarnya ya, semoga bisa menjalin silaturahmi.

Tunggu postingan selanjutnya yang makin bermanfaat dan aktual.

Salam, @cidyrus