Lifestyle, Tekno, Otomotif, Parenting

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Oktober 29, 2016

Mendongeng Salah Satu Cara Belajar Melatih Anak Berinteraksi

Press Conference Festival Dongeng Internasional Indonesia 2016 di Cafe Kembang Goela

Siapa yang masih ingat kapan terakhir didongengin oleh orang tua? ....Klo saya sendiri sudah lupa, Namun yang masih teringat dongeng-dongeng Legenda seperti Malin Kundang, Bawang Merah Bawang Putih, dan Cerita Rakyat Sunda Ciung Wanara dan Sangkuriang.

Ternyata mendongeng itu penting bisa menjadi salah satu cara belajar anak berinteraksi, dan mengingat kebiasaan baik setelah besar nanti. Apalagi mendongengin saat anak dalam masa periode keemasan itu sangat baik.

Saya sendiri sebagai seorang ayah dari satu anak, kurang mahir untuk mendongengin anak menurut saya untuk mendongeng itu sulitnya diawal dan harus memilih cerita yang sekiranya dimengerti oleh usianya. Nah, kalau begitu gimana caranya mendongeng yang baik sekaligus menyenangkan bagi anak ?

Menurut Najelaa Shihab, Seorang pegiat pendidikan, "Mendongeng tidak perlu lama-lama minimal 3-5 menit saja sudah cukup yang terpenting proses mendongeng menyenangkan bagi anak."

Begitu pun menurut Arif Mujahidin, " Mendongeng konteks bahasanya yang mudah dimengerti oleh anak dan ceritanya cukup yang ringan-ringan saja."

Kalau menurut Kak Aio ( Ariyo Zidni) dari Komunitas Pendongeng, " Pilih cerita yang kita sukai dan senangi dulu, lalu tidak boleh kasih nilai moral di akhir cerita, karena akan merusak 'semuamya' merusak Komunikasi, merusak kedekatan yang kita bangun, merusak imajinasi dan merusak ceritanya." Karena dasar dari mendongeng adalah Komunikasi dua arah, ada interaksi dan edukasi. tambah Ariyo.

Kebetulan pada hari Rabu (26/10) Bintang Nutricia bersama Ayo Dongeng Indonesia, mengadakan Press Conference Festival Dongeng Internasional Indonesia 2016. Dengan pembicara Ariyo Zidni, Seorang Pustakawan, pendongeng dan Ketua Penyelenggara Festival Dongeng Internasional Indonesia 2016, Najelaa Shihab, M.Psi, Seorang pegiat pendidikan, Fauziah Syafarina Nasution, Head of Externsl Communication ELN-Indonesia dan seorang pendongeng asal Aceh yang sudah tidak asing lagi yakni Agus PM Toh.

Arif Mujahidin, Danone Communication Director

Acara dibuka langsung oleh Arif Mujahidin, selaku Danone Communication Director, menurutnya "Kami di Nutricia percaya, pertumbuhan seorang anak yang baik dimulai dari pola asuh orang tua yang tepat dan Mendongeng merupakan salah satu media sederhana serta mudah dengan berbagai manfaat baik dalam proses tumbuh kembang anak."

PT Nutricia Indonesia Sejahtera melalui program Corporate Social Resposibility (CSR) nya, Bintang Nutricia bekerja sama dengan komunitas Ayo Dongeng Indonesia akan menyelenggarakan Festival Dongeng Internasional Indonesia ( FDII ) 2016 yang akan diadakan di Museum Nasional, Jakarta. Acara yang digelar mulai dari 5-6 Oktober 2016.

Ketua Penyelenggara Festival Dongeng Internasional Indonesia 2016, Ariyo Zidni menyatakan " Festival Dongeng Internasional Indonesia  2016 merupakan festival dongeng bertaraf Internasional yang telah diadakan kedua kalinya oleh Ayo Dongeng Indonesia. Kami berharap acara ini dapat memperkenalkan kebaikan dongeng serta mengembangkan dan memperluas minat masyarakat terhadap kegiatan mendongeng."

Tujuan FDII 2016 Untuk mengingatkan kembali akan pentingnya peran orang tua pada masa pertumbuhan anak baik dari sisi pendidikan ataupun asupan nutrisi. Sekaligus untuk mengangkat kembali seniman-seniman seperti Agus PM Toh, I Made Taro dan Gede Tarmada dari Bali, dan seniman lainnya. tambah, Ariyo.

Di tahun ini, FDII 2016 mengusung tema Cerita Indonesiaku. Selain untuk mengangkat dongeng baik Indonesia, Ayo Dongeng Indonesia dan Bintang Nutricia ingin menghidupkan kembali tradisi mendongeng dengan mempromosikan metode mendidik yang baik dan unik untuk anak serta menumbuhkan rasa cinta mereka terhadap Indonesia, termasuk pola hidup sehat.

Agus PM Toh Pendongen asal Aceh, sedang Mendongeng

Festival Dongeng Internasional Indonesia 2016 akan diramaikan dengan kehadiran berbagai pendongeng Internasional seperti Seung Ah dari Korea Selatan, Sheila Wee dari Singapura, Wajuppa Tossa dari Thailand, Ng Kok Keong dati Malaysia, Craig Jenkins dari UK dan Jeeva Raghunath dari India serta pendongeng-pendongeng Tuan Rumah ( Indonesia) seperti Agus PM Toh dari Aceh, I Made Taro & Gede Tarmada dari Bali, Rona Mentari dari Jogjakarta, Imam Rojali dari Lampung,  Ferry Haurissa dari Malulu, Puppetaria, Rika, Budi Baik Budi, Aio dari Ayo Dongeng Indonesia.

Selain itu, orang tua dan anak juga dapat mengikuti berbagai acara spesial mulai dari workshop dan pertunjukan yang edukatif seperti Taman Cerita, Pojok Dongeng, Pertunjukan Dongeng, Bazaar, dan Kelas Dongeng yang ditujukkan untuk menambah dan memperdalam pemahaman tentang dongeng oleh para pendongeng dalam negeri.

Menurut Najelaa Shihab selaku founder dari sekolah Cikal," Percaya dongeng sebagai alat yang efektif buat pendidikan di rumah atau di sekolah oleh siapa saja dan kapan saja."

" Anak yang biasa didongengin, terutama pada saat masa usia dini di periode keemasan, akan mengingat kebiasaan baik  ini hingga kelak ia tumbuh besar. Hal inilah yang ingin kami dukung dan wujudkan melalui partisipasi kami di FDII 2016.  Melalui dongeng, orang tua dapat memberikan edukasi mengenai nutrisi kepada anaknya dengan cara yang lebih menarik seperti melalui ilustrasi
dan gambar diikuti dengan suara-suara yang berirama," Ujar Fauziah Syafrina Nasution.

Selain  FDII, Ayo Dongeng Indonesia dan Bintang Nutricia mengajak keluarga Indonesia untuk mengikuti rangkaian Festival Dongeng Indonesia 2016 yang akan diadakan di beberapa kota di Indonesia, yaitu Bogor (12 November 2016), Bandung (13 November 2016), Malang (19 November 2016), Surabaya (20 November 2016), (Poso 18-19 November 2016), Jogjakarta (26 November 2016), dan Maluku (27-18 November 2016).

Catat tanggalnya jangan sampai terlewatkan, Ayo kita bersama-sama keluarga mengunjunginya Festival Dongeng Internasional maupun Festival Dongeng Indonesia 2016 acaranya pasti menarik dan seru. Karena sudah pasti akan banyak wawasan baru tentang mendongeng bagi orangtua dan mendapatkan edukasi bagi anak-anak. Tidak lupa juga mari kita dukung budaya mendongeng sejak dini kepada anak Indonesia.

Salam Dongeng Indonesia



0 komentar:

Posting Komentar

T'rimks sudah mampir ke postingan ini semoga bermanfaat dan berguna. Jangan lupa juga tinggalin jejak di kolom komentarnya ya, semoga bisa menjalin silaturahmi.

Tunggu postingan selanjutnya yang makin bermanfaat dan aktual.

Salam, Teddy